WooCommerce vs PrestaShop: Mana yang lebih baik?

WooCommerce dan PrestaShop adalah dua dari sekian banyak platform toko online yang mudah digunakan. Di artikel ini, kami akan membantu Anda yang masih pemula untuk membandingkan mana yang lebih baik dan lebih mudah berdasarkan 5 kriteria dibawah ini:

  1. Kemudahan pengguna
  2. Manajemen toko online
  3. Kemudahan kustomisasi
  4. Performa
  5. Keamanan

Pengenalan Woocommerce vs PrestaShop

WooCommerce adalah plugin yang diaktifkan dalam kerangka Sistem Manajemen Konten (CMS) WordPress. Meski demikian, WooCommerce tidak hanya sekadar plugin. Dengan tool ini, Anda mampu mengubah WordPress menjadi platform toko online yang kaya akan fitur sembari karakteristik CMS tetap dipertahankan dengan baik.

PrestaShop adalah platform eCommerce self-hosted yang memungkinkan Anda untuk membuat dan mengonlinekan toko online modern. Software ini juga bersifat open-source dan memiliki lebih dari 1.000 developer yang secara sukarela mengembangkannya terus-menerus.

Tingkat popularitas PrestaShop dan WooCommerce bisa dikatakan hampir sama.

 

PrestaShop vs WooCommerce: Kemudahan Penggunaan

WooCommerce

Untuk mengunakan WooCommerce, Anda harus menginstal dan menjalankan CMS Wordpres terlebih dahulu. Setelah WooCommerce berhasil diinstall dan diaktifkan, tab baru akan muncul. Klik tab tersebut agar Anda bisa masuk ke dashboard WordPress:

Tab WooCommerce

Untuk menambahkan produk, buka tab Products -> Add New. Halaman editor WordPress akan terbuka, tentunya dengan sedikit penambahan opsi dan pengaturan:

Editor WooCommerce

Apabila Anda sebelumnya pernah membuat post atau halaman Wprd[ress, maka Anda akan familiar dengan halaman editor WordPress. Sekarang Anda hanya perlu mengisi beberapa opsi tambahan:

Opsi Produk

 

PrestaShop

Sama dengan WordPress, pertama-tama Anda harus menginstal software nya terlebih dahulu. Setelah PrestaShop berhasil diinstall, Anda pun akan mendapatkan akses untuk masuk ke dashboardnya:

Dashboard PrestaShop

Ada nilai plus dari PrestaShop, yaitu tampilannya sederhana dan rapi.

Untuk menambahkan produk baru, buka Catalog -> Products -> New Product. Dengan membuka tab tersebut, Anda akan diarahkan ke product editor PrestaShop:

Product Editor PrestaShop

Tools di atas menyediakan berbagai opsi, ada untuk menambahkan nama, deskripsi, dan gambar produk. Bahkan di dalamnya juga terdapat pengaturan dasar Optimasi Mesin Pencari (SEO) sampai opsi pengiriman.

Jika Anda sudah punya gambar atau foto serta deskripsi, maka untuk menambahkan produk tidak akan sulit. Karena adanya interface yang intuitif, prosesnya hanya berlangsung selama beberapa menit saja dan itu menghemat waktu Anda.

Meskipun WooCommerce terasa lebih mudah bagi yang sudah tahu WordPress, tidak ada yang kalah maupun menang dalam persaingan WooCommerce vs PrestaShop. Baik WooCommerce maupun PrestaShop, sama-sama unggul dalam hal kemudahan penggunaan.

PrestaShop vs WooCommerce: Manajemen Toko Online

Pada dasarnya, apapun platform eCommerce yang Anda gunakan haruslah kaya akan fitur sehingga Anda bisa lebih mudah dalam mengelola dan mengembangkan toko online. Fitur-fitur dasar yang harus dimiliki suatu platform, seperti berbagai opsi pembayaran, pengaturan manajemen order atau pesanan, dan lain sebagainya. Dengan begini, Anda punya kontrol penuh terhadap tampilan dan pengaturan toko online.

Di PrestaShop Anda akan menemukan kelebihan-kelebihan diatas. Buka tab Shop Parameters yang ada di dashboard dan lihatlah sejumlah pengaturan yang ditawarkan platform ini.

Pengaturan PrestaShop

Untuk metode pembayaran, PrestaShop menawarkan pilihan check dan juga transfer antarbank lokal. Namun metode pembayaran lain seperti PayPal bisa juga Anda aktifkan. Anda hanya perlu menginstall module khususnya:

Metode Pembayaran

Plugin WooCommerce akan memandu Anda terlebih dulu melalui wizard untuk mengonfigurasikan pengaturan utamanya sebelum pada akhirnya mengonlinekan toko online:

Halaman yang Direkomendasikan

Untuk konfigurasi pengaturan utama WooCommerce bisa dilakukan dengan mengklik tab WooCommerce > Settings.

Metode pengiriman di WooCommerce

Metode pembayaran yang sepenuhnya didukung oleh WooCommerce adalah PayPal dan Stripe. Namun jika menginginkan metode pembayaran lain, Anda hanya tinggal mengklik WooCommerce > Settings > Payments:

Opsi pembayaran di WooCommerce

Kesimpulannya, dari segi manajemen toko online, WooCommerce vs PrestaShop sama-sama unggul. Dua platform ini menawarkan sejumlah opsi yang dapat dioperasikan sesuai keinginan. Dengan begini, Anda dapat menemukan style yang tepat untuk website Anda. Selain itu, CMS online shop ini punya banyak tutorial, panduan, dan artikel yang lengkap bagi Anda yang ingin mendalami beragam hal tentang toko online atau sekadar mencari jawaban atas permasalahan yang dialami.

PrestaShop vs WooCommerce: Kemudahan Kustomisasi

Salah satu aspek terpenting pada platform eCommerce adalah kemudahan Kustomisasi. Beruntung kelebihan ini dapat Anda temukan di PrestaShop dan juga WooCommerce. PrestaShop memiliki lebih dari 3.000 module yang bisa Anda gunakan untuk menambahkan berbagai jenis fitur ke toko online:

Module PrestaShop

Pada platfrom eCommerce juga terdapat beberapa koleksi tema untuk mempercantik tampilan toko online Anda. Dengan mengaktifkan tema yang tepat, Anda memberikan karakter yang berbeda bagi toko online sehingga dapat selangkah lebih maju daripada para kompetitor.

Template PrestaShop

WooCommerce punya ribuan plugin WordPress untuk membantu Anda dalam mengkustomisasikan sistem dan cara kerja toko:

Direktori plugin

WooCommerce juga punya ribuan tema WordPress yang bisa dipilih. Hanya saja, tidak semua tema dan plugin WordPress kompatibel dengan WooCommerce.

Meskipun sama-sama menawarkan kemudahan kustomisasi, WooCommerce tampaknya lebih unggul dari PrestaShop karena adanya integrasi WordPress. Jadi, sudah jelas, kan, platform mana yang menjadi pemenang PrestaShop vs WooCommerce?

PrestaShop vs WooCommerce: Performa

Umumnya performa yang dimiliki platform jenis ini tergantung pada provider web hosting yang digunakan. Beberapa web hosting, secara default, menawarkan optimasi yang lebih baik sehingga performa toko online Anda stabil dan tidak lambat. Bahkan tak jarang ada web hosting yang menyediakan layanan hosting khusus untuk WooCommerce atau PrestaShop.

PrestaShop dan WooCommerce memiliki keunggulan yang sama terkait performa. Dengan memilih paket yang tepat serta tahu dan paham cara optimasi performa, tidak akan terjadi masalah yang sangat siginifikan terhadap toko online Anda.

PrestaShop vs WooCommerce: Keamanan

Beberapa platform eCommerce menawarkan fitur keamanan tingkat lanjut serta standar keamanan yang lebih tinggi. Tapi, toko online yang dibuat dengan WooCommerce lebih berisiko ketimbang PrestaShop karena dibangun di atas WordPress. Meskipun pada dasarnya keamanan CMS sangat diperhatikan, user masih sering lupa untuk mengupdate situs, plugin, dan tema. Hal ini dapat mengakibatkan rentannya keamanan, dan alhasil orang-orang berasumsi bahwa WooCommerce tidak sepenuhnya aman.

Ada dua faktor utama yang memengaruhi keamanan toko online:

  1. Seberapa seriusnya Anda dalam mengatur dan mengelola keamanan toko online.
  2. Fitur keamanan yang digunakan untuk melindungi website.

Anda harus memilih web hosting yang punya track record pengamanan terbaik. Sejauh ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa WooCommerce dan juga PrestaShop memiliki add-ons dan plugin keamanan untuk melindungi website. Cukup dengan sedikit pengaturan, toko online Anda akan seaman bank.

Kelebihan PrestaShop

  • Mudah disetup dan dikelola.
  • Langkah dan proses menambahkan produk baru tidak begitu sulit.
  • Menyediakan sejumlah opsi kustomisasi.

Kelebihan WooCommerce

  • Menggunakan WooCommerce berarti Anda akan mendapatkan akses ke sejumlahh koleksi tema dan plugin WordPress.
  • Komunitas WordPress dan WooCommerce yang besar sehingga akan sangat mudah bagi Anda, yang masih pemula, dalam mencari informasi, artikel, dan tutorial.
  • Tersedianya pilihan layanan hosting yang dioptimasi khusus untuk WordPress.

Kesimpulan

Dapat kami simpulkan bahwa PrestaShop dan WooCommerce adalah platform pilihan terbaik bagi yang masih baru di dunia eCommerce. Namun, bukan berarti kedua software tersebut tidak mampu menangani toko online berskala besar dengan jumlah trafik yang meninggi. WooCommerce unggul dalam kemudahan penggunaan karena adanya integrasi WordPress, sedangkan PrestaShop punya lebih banyak fitur yang membuat Anda bisa mengkustomisasi nya lebih banyak.

jika Anda membutuh jasa pembuatan website toko online atau ecommerce menggunakan platform WooCommerce atau PrestaShop, silahkan menghubungi kami

Semoga bermanfaat.