Sales Funnel untuk Mendapatkan Banyak Pelanggan

sales funnel

Pernah mendengar istilah sales funnel? jika Anda adalah seorang pembisnis, atau tenaga penjual disebuah perusahaan Anda wajib mempelajari nya. Kenapa wajib? mempelajari sales funnel wajib jika Anda ingin penjualan barang Anda semakin laris.

Konsep Funneling itu sendiri erat sekali kaitannya dengan strategi pemasaran yang sering dipakai oleh para praktisi digital marketing. Maksudnya adalah bagaimana cara membangun sebuah konsep website yang nantinya akan menghasilkan penjualan pada tahapan-tahapan tertentu.

Tapi yang harus diingat adalah jika Anda salah menerapkannya, yang ada Anda akan menghabiskan banyak uang dan tenaga hanya untuk hasil yang sia-sia.

Oleh sebab itu sebaiknya jangan terburu-buru, jangan sampai Anda melakukan hal yang sia-sia.

Pada artikel ini Jaksweb akan membahas pengertian dari sales funnel yang nantinya psati sangat bermanfaat untuk wawasan Anda dan akan membuat penjualan makin laris dan menghasilkan uang melalui internet. Mari kita bahas!

Apa Itu Sales Funnel

Menurut arti kata, sales funnel adalah saluran pemasaran yang menggambarkan tahap-tahap perjalanan secara teoritis, mulai dari mana mereka datang berkunjung hingga melakukan proses pembelian.

Pengertian sales funnel secara sederhananya adalah tahap-tahap penjualan yang digunakan untuk menggiring opini pengunjung agar mereka bisa melakukan pembelian.

Untuk tahapan-tahapannya bisa berupa konten artikel, yang mana konsep dari konten tersebut tidak sama setiap tahapannya.

Tindakan ini sebenarnya juga merupakan strategi pemasaran yang dilakukan untuk mengukur, menganalisa dan memperkirakan kemana para pelanggan ini akan melangkah sebelum mereka akhirnya mau membeli barang atau jasa Anda nantinya.

Apakah sampai disini sudah cukup terbayang apa itu sales funnel? jika belum paham atau masih tidak terbayang, mari kita bahas lebih lanjut tentang sales funnel ini.

Konsep Funneling Sederhana

Mengerti pengertian sales funnel dari arti kata saja rasanya belum cukup, maka dari itu disini kami akan membuat Anda lebih dalam memahami bagaimana konsepnya.

Bayangkan! Bagaimana jika semua pengunjung website Anda adalah HOT PROSPEK yang siap membeli produk atau jasa yang Anda jual disitu, pastinya Anda akan senang sekali bukan?

Tetapi lagi-lagi kenyataanya tidaklah demikian. Tidak semua pengunjung tahu dan memiliki minat dengan produk atau jasa yang Anda jual di website.

Lalu bagaimana caranya agar setiap pengunjung bisa berubah menjadi HOT PROSPEK? Disinilah peran marketing funnel harus Anda mainkan.

Website Anda seharusnya bukan hanya bisa mendatangkan trafik sebanyak mungkin, tetapi seharusnya webste Anda berisi konten yang bisa menggiring keinginan pengunjung melalui serangkaian proses atau tahap-tahap agar mereka mengenal dan akhirnya mau membeli apapun yang Anda jual disitu.

Itulah alasan kenapa sales funnel ini wajib dipelajari jika Anda ingin produk atau jasa Anda laris manis. Sangat menarik bukan?

Sekarang Anda akan mempelajari bagiamana membuat konsep seperti itu!

Tahapan membuat konsep Funnel

Berikut adalah tahapan dari sales funnel

  1. Top of the funnel
  2. Middle of the funnel
  3. Bottom of The funnel

Gambarannya adalah pertama para pengunjung mulai sadar dengan masalah yang dihadapinya. Pada tahap berikutnya mereka akan mulai mempertimbangkan beberapa pilihan solusi yang tersedia. Dan di akhir mereka memutuskan untuk membeli produk atau jasa Anda.

Supaya tahapan ini akan berhasil, konsep yang Anda sajikan haruslah berdasarkan tahapan tersebut.

Mari kita bahas satu persatu

Top Of The Funnel

Top of the funnel adalah tahap atas atau awal yang dimana pengunjung mulai sadar dengan masalah yang dihadapinya.

Tahapan ini bertujuan untuk mendatang trafik sebanyak mungkin pada website Anda. Sehingga konten yang Anda sajikan disini merupakan konten umum yang bisa dinikmati oleh semua orang

Contoh konten yang bisa Anda aplikasikan

Misal Anda menjual produk penghilang ketombe. Pada bagian ini konten artikel yang Anda buat tidak boleh atau jangan sedikitpun membahas produk yang Anda jual.

Konten yang akan Anda buat disini adalah konten-konten yang berhubungan dengan maslaah calon pembeli, contohnya:

Cara merawat rambut
penyebab rambut berketombe
Tindakan yang haris dilakukan agar ketombe tidak muncul.

Konten diatas pasti banyak dicari oleh mereka yang ingin menghilangkan ketombe. Masalah ketombe ini pun sangatlah umum yang pasti dibutuhkan oleh orang-orang.

Pada tahap ini, pengunjung Anda akan sadar dengan masalah yang dihadapinya.

Tapi jangan sampai lupa untuk mereferensikan pengunjung untuk membaca konten lain yang berisi solusi atas masalah mereka. Konten yang Anda referensikan tersebut adalah konten yang berada pada sales fanel tahap selanjutnya.

Middle Of The Funnel

Pada tahap ini tujuannya adalah membuat pengunjung Anda mempertimbangkan beberapa pilihan solusi yang Anda sarankan untuk menyelesaikan masalah mereka.

Jadi, Solusi bagi permasalahan yang mereka alami saat ini adalah Anda.

Contoh konten yang bisa Anda aplikasikan

Disini Anda harus menyajikan konten yang lebih mendalam, misalnya:

Solusi yang kebih cepat untuk menghilangkan ketombe
Ketombe hilang tanpa obat kimia
Untuk Anda yang ingin ketombe hilang tanpa efek samping

Anda bisa lihat contoh funnel tersebut, disini Anda lebih memperkenalkan pada suatu nilai tambah bukan?

Konten yang berada ditahap ini haruslah bersifat edukatif atau sedikit persuasif.

Seperti pada tahap sebelumnya, jangan lupa untuk mereferensikan pengunjung untuk membaca konten yang Anda tempatkan di bottom of the funnel.

Bottom Of The Funnel

Bottom of the funnel adalah sales funnel yang berada dibagian paling bawah atau final. Para pengunjung yang membaca konten ini adalah HOT PROSPEK yang sudah siap membeli apapun yang Anda jual di website.

Dengan kondisi sudah ter-edukasi dan sudah menemukan solusi yang tepat, disini mereka sudah mulai tertarik dengan produk Anda.

Tetapi masih ada satu hal yang menjadi hambatan mereka untuk segera melakukan proses pembelian, yaitu rasa takut dan ketidak pastian.

Maka dari itu konten yang Anda buat harus 100% bersifat persuasif yang bisa menghilangkan rasa takut dan ketidak pastian dari para HOT PROSPEK ini.

Bagaimana? sudah terbayang? jika belum, baca lagi pelan-pelan, jangan terburu-buru.